Dikesempatan kali ini aku mau cerita sedikit tentang
broken home. Sebenarnya aku cerita ini bukan karena aku sedih, galau ,
melaw atau bahasa yang sejenisnya. Aku nulis ini dalam keadaan yang
baik-baik aja . Jadi aku mau berbagi cerita bukan hanya yang aku rasakan
tapi yang memang hampir semua orang merasakan hal yang
sama dengan ku.
Broken Home..mungkin memang aku merasakan ini sejak aku duduk di bangku SD tapi alhamdulillah semua masih damai dan aku di dalam keluarga masih bisa merasakan kasih sayang walaupun tidak sepenuhnya. Ya Broken Home itu memang gak enak tapi mau gimana lagi mungkin jalanya seperti itu yang digariskan:') Kalau ditanya mau apa gak pasti jawabannya jelas Gak Akan Mau . Ya banyak yang dirugikan apalagi berhubungan dengan pengorbanan tapi aku yakin Insyaallah aku bisa ngejalanin semua itu.
Yang harus dikorbankan bukan hanya satu tapi banyak, ya banyak sangat banyak. Pertama harus mengorbankan waktu, mengorbankan biaya, mengorbankan perasaan dan yang lebih parah nya lagi harus mengorbankan anak. Kebayang dong betapa sakitnya kalau pada saat itu anak harus liat berantem orang tuanya. Harus lihat ibunya menangis,harus lihat barang yang pecah yang ada di rumah*i feel that*
Dan aku menulis blog ini juga bukan untuk aku buka masa lalu atau aku mau so so'an cari perhatian. Tapi aku cuma ingin pembaca tau gak semua yang broken home itu harus di benci seperti yang di tv tv, gak semua yang broken home itu gak berprestasi dan bersikap urakan. Ya gak semua yang dilihat itu sama dengan kenyataan. itu semua tergantung gimana mereka menyikapinya..
Kita masih punya keluarga, teman, sahabat yang sayang sama kita walaupun
gak semua, dan sisanya menjudge seenaknya tanpa memikirkan kalau dia
diposisi tersebut. Aku pun gak sepenuhnya bisa lalui ini. Tapi
aku percaya disaat kita baik dengan orang lain akan banyak yang
membantu.
Dan aku mau bilang lagi .. Tiada yang lebih indah selain kita bersyukur ya bersyukur kepada Allah SWT.. Apapun itu semua udah di atur oleh-Nya. Kalaupun terkadang anak yang broken home itu keras dan cuek, itu gak berarti mereka gak mikirin perasaan orang lain. Mereka sangat memikirkan tapi terkadang memang lebih menyukai waktu untuk sendiri. Sendiri dan tanya hatinya.
Buat teman-temanku yang aku ceritakan ini semoga kita bisa selalu lalui semua ini dan mengambil nilai positif nya . Yakinlah Allah selalu berikan yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan. Semoga kita nanti bisa berguna untuk keluarga dan Orang lain ... #Barakallah ya Allah .. :)
"Sering dalam hidup kita melupakan hal-hal yang harus kita ingat dan mengingat hal-hal yang harus kita lupakan"


